Merupa Wujud Evangelikalisme di Indonesia: Suatu Usulan Awal

Shaping the Form of Evangelicalism in Indonesia: A Preliminary Proposal

  • Adrianus Yosia Wesley Theological Seminary
Keywords: Gerakan Injili, Kaum Injili, Pentagram Larsen, Evangelikalisme, Evangelical Movement, The Evangelicals, Evangelicalism, Bebbington's Quadrilateral, Quadrilateral Bebbington, Larsen's Pentagram

Abstract

Artikel ini merupakan suatu usulan awal untuk mengejawantahkan bagaimana rupa “muka publik” dari gerakan injili di Indonesia. Artikel ini akan membahas siapakah kaum injili di Indonesia, ka-rakteristik teologis dari kaum injili, dan wujud usulan partisipasi gerakan injili di Indonesia. Karakteristik teologis dari kaum injili yang penulis usulkan adalah modifikasi dari Quadrilateral Bebbington, yaitu Pentagram Larsen. Sebagai dampaknya, artikel ini ingin mengusulkan dua gerakan dari merupa wujud gerakan injili di Indonesia, yaitu gerakan ke dalam dan gerakan keluar. Gerakan ke dalam ini merupakan semangat gereja untuk terus mereformasi diri, sedangkan gerakan ke luar ini merupakan semangat gereja untuk mereformasi kondisi sosial. Inilah suatu usulan awal dari merupa wujud gerakan injili di Indonesia.

This article was written as a preliminary opinion to explore the "public face" of evangelicalism as a movement in Indonesia. Furthermore, this article will discuss who are the evangelicals in Indonesia, the theological characteristics from the evangelicals, and the form of evangelical's participation in Indonesia. The writer will argue that the modification from Bebbington's Quadrilateral, Larsen's Pentagram, can be theological characteristics from the evangelicals in Indonesia. As a consequence, this article will propose two ways of movements from evangelicalism in Indonesia, which are the inward and outward movements. The inward movement is the spirit of the evangelical church to reform itself, while the outward flow is the eagerness of the evangelical church to reform the social condition. Thus, these are initial observations for shaping evangelicalism in Indonesia.

References

Aritonang, Jan S. Berbagai Aliran di Dalam dan di Sekitar Gereja. Edisi revisi. Jakarta: Gunung Mulia, 2016.

Aritonang, Jan S., dan Karel Steenbrink. A History of Christianity in Indonesia. Studies in Christian Mission. Leiden, Boston: Brill, 2008.

Barrett, David B., George Thomas Kurian, dan Todd M. Johnson, ed. World Christian Encyclopedia. Ed. ke-2. Oxford: Oxford University Press, 2001.

Castro, Emilio. “Ecumenism and Evangelicalism: Where Are We?” The Ecumenical Review 70, no. 1 (Maret 2018): 54-62.

Chan, Simon. “Evangelical Theology in Asian Context.” Dalam The Cambridge Companion to Evangelical Theology, diedit oleh Daniel J. Treier dan Timothy Larsen, 225–240. Cambridge: Cambridge University Press, 2007.

Clark, David K. To Know and Love God: Method for Theology. Foundations of Evangelical Theology. Illinois: Cross-way, 2003.

Hesselgrave, David J. “Did Cape Town 2010 correct the ‘Edinburgh Error’?: A preliminary analysis.” Southwestern Journal of Theology 55, no. 1 (2012): 77-89.

Hindmarsh, Bruce. “What Is Evangelicalism?” Christianity Today, Maret 2018. Diakses 1 Juli 2018. https://www.christianitytoday.com/ct/2018/march-web-only/what-is-evangelicalism.html.

Johnson, Todd M, Gina A. Zurlo, Becky Yang Hsu, David B. Barrett, dan George Thomas Kurian. World Christian Encyclopedia. Ed. ke-3. Edinburgh: Edinburgh University Press, 2020.

Larsen, Timothy. “Defining and Locating Evangelicalism.” Dalam The Cambridge Companion to Evangelical Theology, diedit oleh Timothy Larsen dan Daniel J. Treier, 1-14. Cambridge: Cambridge University Press, 2007.

Mamahit, Ferry Y. “Apa Hubungan Porong dengan Yerusalem?: Menggagas Suatu Ekoteologi Kristen.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 8, no. 1 (April 2007): 1–24, https://doi.org/10.6421veritas.v8i1.174.

Mamahit, Ferry Y. “Globalisasi, Gereja Injili dan Transformasi Sosial.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 6, no. 2 (Oktober 2005): 253–375, https://doi.org/10.36421/veritas.v6i2.151.

Økland, Øyvind. “Dialogue and Mission in a Globalized World Developments in the World Council of Churches and the Lausanne Movement.” Dalam The Lausanne Movement: A Range of Perspectives, 367–382. Regnum Edinburgh Centenary Series 22. Oxford: Regnum Books International, 2014.

Pakpahan, Binsar. “Daftar Anggota Gereja PGI, PGPI, PGLII.” binsarspeaks.net, 2013. Diakses Juni 30, 2018. http://binsarspeaks.net/?p=1983.

Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia. “Sejarah Singkat Persekutuan Injili Indonesia.” Diakses 28 April 2020. https://www.pglii.or.id/profil/sejarah.

Siburian, Togardo. “Teologi Kenabian Injili untuk Politis.” Stulos 18, no. 1 (Januari 2020): 26–52.

Singgih, Gerith. “Tema Kerukunan Umat Beragama di dalam Diskusi Pakar Agama.” Dalam Agama dalam Dialog, disunting oleh Balitbang PGI, 33–54. Jakarta: Gunung Mulia, 1999.

Stott, John. Evangelical Truth: A Personal Plea for Unity, Integrity and Faithfulness. Cumbria: Langham Global Library, 2013.

Sulistio, Thio Christian. “Identitas Kaum Injili dan Perannya dalam Memperkembangkan Teologi.” Stulos 18, no. 1 (Januari 2020): 1–25.

Tampubolon, Yohanes Hasiholan. “Refleksi Kepedulian Injili Pada Isu Lingkungan Hidup.” Stulos 18, no. 1 (Januari 2020): 53–76.

Vanhoozer, Kevin J., dan Daniel J. Treier. Theology and the Mirror of Scripture: A Mere Evangelical Account. Studies in Christian Doctrine and Scripture. Downers Grove, London: InterVarsity, Apollos, 2016.

Volf, Miroslav. A Public Faith: How Followers of Christ Should Serve the Common Good. Brazos Press, 2011.

Wim, Chandra. “The Chronicles of Evangelicalism: Sebuah Pengantar Historis Terhadap Gerakan Evangelikal.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 12, no. 2 (Oktober 2011): 185–207, https://doi.org/10.36421/veritas.v12i2.249.

World Evangelical Alliance, “Who We Are?” https://worldea.org/en/who-we-are.

Yosia, Adrianus. “Apakah yang Cape Town Perlu Katakan pada [Kaum Injili di] Indonesia?: Suatu Tinjauan dan Refleksi Terhadap Komitment Cape Town dan Implikasinya pada Kaum Injili di Indonesia.” Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 16, no. 2 (Desember 2017): 115-134, https://doi.org/10.36421/veritas.v16i2.13.

Yung, Hwa. Mangga atau Pisang?: Sebuah Upaya Pencarian Teologi Kristen Asia yang Autentik. Diterjemahkan oleh Yohannes Somawiharja, Stephen Suleeman, dan Philip Ayus. Ed. ke-2. Jakarta: Literatur Perkantas, 2017.

Published
2020-05-24
How to Cite
Yosia, Adrianus. “Merupa Wujud Evangelikalisme Di Indonesia: Suatu Usulan Awal”. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 19, no. 1 (May 24, 2020): 85-95. Accessed July 17, 2020. https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/339.
Section
Articles