Kontekstualisasi sebagai Sebuah Strategi dalam Menjalankan Misi : Sebuah Ulasan Literatur

Authors

  • Rahmiati Tanudjaja Seminari Alikitab Asia Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.36421/veritas.v1i1.32

Keywords:

Contextualization., Mission.

Abstract

Kata “kontekstualisasi” telah ditambahkan pada perbendaharaan kata dalam bidang misi dan teologi sejak diperkenalkan oleh Theological Education Fund (TEF) pada tahun 1972. Konteks pembicaraan tentang kontekstualisasi dalam diskusi TEF adalah pendidikan teologi di negara-negara dunia ketiga. Namun, para misiolog menyadari bahwa ide dari kontekstualisasi itu sendiri sebenarnya sudah ada jauh sebelum TEF bersidang, yaitu terdapat di Kitab Suci. Contohnya adalah inkarnasi Yesus Kristus, dan pendekatan Paulus pada waktu ia mengkomunikasikan injil kepada orang bukan Yahudi (Kis 17:16-34, 1Kor 9:19-23).

Oleh karena itu tidaklah heran apabila ada di antara para misiolog yang beranggapan bahwa kontekstualisasi hanya merupakan istilah baru dari istilah-istilah yang telah ada dan dipakai sebelumnya.  Istilah-istilah itu seperti indigenisasi, inkulturasi, akomodasi dan adaptasi.  Selain itu di antara para misiolog dan teolog juga berbeda pendapat tentang apa yang perlu dikontekstualisasikan.  Apakah Alkitabnya, teologinya, atau berita injilnya?  Mereka juga mendiskusikan tentang sejauh mana proses kontekstualisasi itu boleh dilakukan.  Apakah hanya isinya, bentuknya atau keduanya?  Oleh karena itu, tulisan ini akan menjabarkan pengertian kontekstualisasi dan korelasi pengertian kontekstualisasi dengan aplikasi kontekstualisasi sebagai sebuah strategi misi.

Bagian ini dibagi ke dalam tiga topik pembahasan: Pertama, pemaparan persepsi kontekstualisasi; kedua, hubungan antara kebudayaan dan worldview dengan kontekstualisasi; dan ketiga, penyajian model-model kontekstualisasi.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Rahmiati Tanudjaja, Seminari Alikitab Asia Tenggara

Penulis menyelesaikan studi doktoral bidang misiologi di Reformed Theological Seminary, Jackson, Mississippi, Amerika Serikat (1993); saat ini melayani sebagai dosen teologi sistematika dan misiologi di Seminari Alkitab Asia Tenggara, Malang

References

Bavinck, J. H. An Introduction to the Science of Missions. Philadelphia: P & R, 1960.

Bevans, Stephen B. “Models of Contextual Theology.” Missiology 13, no. 2 (April 1985): 185–202. DOI: https://doi.org/10.1177/009182968501300205

Buswell, III, James O. “Contextualization: Is It Only a New Word for Indigenization?” Evangelical Missions Quarterly 14 (January 1978): 13–20.

Calvin, Jean. Institutes of the Christian Religion. Philadelphia: PBCE, 1936.

Conn, Harvie M. “Contextual Theologies: The Problem of Agendas.” The Westminster Theological Journal 52, no. 1 (1990): 51–63.

Conn, Harvie M. Eternal Word and Changing Worlds: Theology, Anthropology, and Mission in Trialogue. Grand Rapids: Zondervan, 1984.

Gilliland, Dean S. The Word Among Us: Contextualizing Theology for Mission Today. Dallas: Word, 1989.

Glasser, Arthur F. “Old Testament Contextualization: Revelation and Its Environment.” In The Word Among Us : Contextualizing Theology for Mission Today, edited by Dean S. Gilliland. Dallas: Word, 1989.

Hall, Edward T. The Silent Language. New York: Anchor, 1981.

Hesselgrave, David J. Communicating Christ Cross Culturally. Grand Rapids: Zondervan, 1991.

Hesselgrave, David J, and Edward Rommen. Contextualization. Baker Book House, 1989.

Hiebert, Paul G. Cultural Anthropology. Grand Rapids, Mich.: Baker Book House, 1983.

Konig, Andrio. “Contextual Theology.” Theologia Evangelica 14, no. 3 (1981): 37-43.

Kraft, Charles H. Christianity in Culture: A Study in Dynamic Biblical Theologizing in Cross-Cultural Perspective. Maryknoll: Orbis, 1979.

Kraft, Charles H. “The Contextualization of Theology.” Evangelical Missions Quarterly 14 (January 1978): 31–36.

Larkin, William J. Culture and Biblical Hermeneutics: Interpreting and Applying the Authoritative Word in a Relativistic Age. Grand Rapids: Baker, 1988.

Lausanne Committee for World Evangelization. The Willowbank Report: Gospel and Culture. Wheaton: Lausanne Committee for World Evangelization, 1978.

Lingenfelter, Sherwood G. Transforming Culture: A Challenge for Christian Mission. Grand Rapids: Baker, 1992.

Luzbetak, Louis J. The Church and Cultures: An Applied Anthropology for the Religious Worker. Techny: Divine Word, 1963.

Niles, D. P. “Example of Contextualization in the Old Testament.” The South East Asia Journal of Theology 21, no. 2 (1981): 19–33.

Núnez, Emilio Antonio, and William David Taylor. Crisis in Latin America: An Evangelical Perspective. Chicago: Moody Press, 1989.

Ro, Bong Rin, and Ruth Marie Eshenaur, eds. The Bible & Theology in Asian Contexts: An Evangelical Perspective on Asian Theology. Taichung: Asia Theological Association, 1984.

Schaeffer, Francis A. The Great Evangelical Disaster. Westchester: Crossway, 1984.

Theological Education Fund. Ministry in Context: The Third Mandate Programme of the Theological Education Fund (1970-77). Bromley: Theological Education Fund, 1973.

Downloads

Published

01-04-2000

How to Cite

Tanudjaja, Rahmiati. “Kontekstualisasi Sebagai Sebuah Strategi Dalam Menjalankan Misi : Sebuah Ulasan Literatur”. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 1, no. 1 (April 1, 2000): 19–27. Accessed December 2, 2022. https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/32.

Issue

Section

Articles