Menuju Liturgi yang Kontekstual : Suatu Tinjauan terhadap Liturgi Gereja-Gereja Tionghoa Indonesia

Authors

  • Esther Gunawan

DOI:

https://doi.org/10.36421/veritas.v15i1.288

Keywords:

Liturgy, Public worship., Chinese -- Indonesia -- Religion.

Abstract

Era reformasi serta kesempatan pekabaran Injik yang seluas-luasnya di kalangan komunitas Tionghoa di Indonesia, seharusnya menjadi peluang emas bagi perwujudan pelayanan penginjilan yang lebih kontekstual dan efektif. Implementasi praktis yang bisa dikerkjakan gereja-gereja Tionghoa di Indonesia adalah dengan melakukan kontekstualisasi liturgi melalui suatu pendekatan teologi yang kontekstual dan Alkitabiah. Melalui kontekstualisasi liturgi, gereja-gereja Tionghoa di Indonesia ditantang untuk kreatif dan arif dalam menyikapi relasi antara Injil dan budaya. Tujuannya adalah menciptakan suatu liturgi, yang secara budaya sesuai dengan konteks Tionghoa, sehingga komunitas Tionghoa di dalam gereja dapat mengklaim bahwa ibadah itu adalah milik mereka, bukan suatu imitasi atau akomodasi semata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Artanto, Widi. Menjadi Gereja Misioner dalam Konteks Indonesia. Yogyakarta: Kanisius, 1997.

Chupungco, Anscar J. Liturgical Inculturation: Sacramentals, Religiosity, and Catechesis. Collegeville: Liturgical, 1992.

Chupungco, Anscar J. “Liturgical Inculturation: The Future That Awaits Us.” http://www.valpo.edu/ils/assets/pdfs/chupungco2.pdf. Diakses pada 14 Februari 2014.

Chupungco, Anscar J. Penyesuaian Liturgi dalam Budaya. Yogyakarta: Kanisius, 1987.

Chupungco, Anscar J “Two Methods of Liturgical Inculturation.” Lutheran World Federation Studies (1996).

Darmaputera, Eka. “Masalah Injil dan Budaya: Masalah Bagaimana Seharusnya Kita Hidup.” Penuntun 1/4 (Jul-Sep 1995).

Fischer, Clare Benedicks. “Chinese Indonesian: Possibilities for Civil Society.” http://sksm.edu/research/papers/chineseindonesian.pdf. Diakses 1 Februari 2013.

Gu, Mengfei. “Chinese Churches on the Way Towards Unity.” http://archived.oikoumene.org/programmes/the-wcc-and-the-ecumenical-movement-in-he- 21st-century/relationships-with-member-churches/60th-anniversary/contest/ essay-the-post-denominational-era.html. Diakses pada 20 Februari 2013.

Hasselgrave, David J. Kontekstualisasi: Makna, Metode dan Model (Jakarta: Gunung Mulia, 1994) 183.

Hiebert, Paul G. Cultural Anthropology. Grand Rapids: Baker, 1983.

Hwa, Yung. Mangoes or Banana: The Quest for an Authentic Asian Christian Theology. England: Oxford, 1997.

Hwa, Yung. “The Gospel in Twenty-First-Century Asia.” Trinity Theological Journal 13 (2005).

Hwa, Yung. “The Integrity of Mission in the Light of the Gospel – Some Reflections from Asian Christianity.” Swedish Missiological Themes 93/3 (2005).

Hwa, Yung. “Strategic Issues in Missions – An Asian Perspective.” Evangelical Missions Quarterly 40/1 (January 2004).

Krisnady, Rustam. “Tinjauan Historis dan Teologis Liturgi Kebaktian Minggu Gereja-gereja Protestan Tionghoa di Indonesia.” Skripi sarjana teologi. Seminari Alkitab Asia Tenggara, 2003.

Ling, Samuel. “The Gospel and Chinese Society.” Evangelical Review of Theology 10/1 (Jan 1986).

Loh, I-to. “Revisiting the Ways of Contextualization of Church Music in Asia.” http://globalchurchmusic.org/en/article-revisiting-ways-of-contextualization-of-church-music.html. Diakses pada 15 Februari 2013.

Lutheran World Federation, “Nairobi Statement on Worship and Culture: Contemporary Challenges and Opportunities.” http://www.worr.org/images/File/Nairobi%20Statement.pdf. Diakses pada 15 Februari 2013.

Lyall, Leslie T. John Sung: Flame for God in the Far East. Chicago: Moody, 1964.

Prier, Karl-Edmund. Perjalanan Musik Gereja Katolik Indonesia Tahun 1957-2007. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi, 2008.

Rasid, Rahman. “Ciptakan Terus Polusi, Supaya kami Dapat Terus Menyanyikan Lagu Ini.” Penuntun 3/9 (Oktober 1996).

Rasid, Rahman. “Liturgi Gereja-gereja Protestan: Pengantar Tinjauan Historis-Teologis Liturgi Gereja Kristen Indonesia.” Penuntun 5/18 (2002).

Rasid, Rahman. Pembimbing ke dalam Sejarah Liturgi. Jakarta: Gunung Mulia, 2010.

Riemer, G. Cermin Injil. Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih/OMF, 2002.

Satyaputra, Agus Gunawan. “Misi di Tengah Etnis Tionghoa.” Jurnal Teologi Stulos 3/1 (2004).

Singgih, E. G. Berteologi dalam Konteks. Yogyakarta: Kanisius, 2000.

Singgih, E. G. Bergereja, Berteologi dan Bermasyarakat. Yogyakarta: Taman Pustaka Kristen, 1997.

Singgih, E. G. Mengantisipasi Masa Depan: Berteologi dalam Konteks di Awal Milenium III. Jakarta: Gunung Mulia, 2004.

Singgih, E. G. “Pelayanan Gereja yang Kontekstual di Indonesia pada Permulaan Milenium III.” Gema 57 (2001).

Stauffer, S. Anita. “Worship: Ecumenical Core and Cultural Context.” LWF Studies (1996).

Suryadinata, Leo. Kehidupan Minoritas Tionghoa di Indonesia. Jakarta: Gramedia, 1988.

Susetyo, D. P. Budi. “Krisis Identitas Etnis Cina di Indonesia.” www.unika.ac/ fakultas/psikologi/artikel/bs-1.pdf. Diakses pada 3 Februari 2013.

Tanujaya, Fandy Handoko. “Improvisasi dalam Berteologi: Sebuah Refleksi bagi Masa Depan Teologi Injili di Indonesia.” Jurnal Amanat Agung 7/1 (2011).

Tan, Betty O. S. “The Contextualization of the Chinese New Year Festival.” Asian Journal of Theology 15/1 (2001).

Tan, Yun-ka. “Constructing an Asian Theology of Liturgical Inculturation from the Documents of the Federation of Asian Bishops Conferences (FABC).” http://eapi.admu.edu.ph/content/constructing-asian-theology-liturgical-inculturation-documents-federation-asian-bishops-conf. Diakses 15 Februari 2013. DOI: https://doi.org/10.1057/9781137031495_7

Tennent, Timothy C. Theology in the Context of World Christianity: How the Global Church Is influencing the Way We Think about and Discuss Theology. Grand Rapids: Zondervan, 2007.

The York Consultation. “International Anglican Liturgical Consultations.” http://www.lambethconference.org/1998’documents/report-4.pdf. Diakses pada 4 Februari 2013.

Thung, Ju Lan, “Susahnya Jadi Orang Cina: Ke-Cina-an Sebagai Rekonstruksi Sosial.” Dalam Harga yang Harus Dibayar: Sketsa Pergulatan Etnis Cina di Indonesia. Ed. I. Wibowo; Jakarta: Gramedia, 2000.

Van Dop, H.A. “Liturgi Gereja-gereja Calvinis dan Perkembangannya di Indonesia.” Penuntun 5/18 (2002).

Vanhoozer, Kevin. “On Rule to Rule Them All?’ Theological Method in an Era of World Christianity” Dalam Globalizing Theology: Belief and Practice in an Era of World Christianity. Ed. Craig Ott & Harold A. Netland. Grand Rapids: Baker Academic, 2006.

Downloads

Published

01-04-2014

How to Cite

Gunawan, Esther. “Menuju Liturgi Yang Kontekstual : Suatu Tinjauan Terhadap Liturgi Gereja-Gereja Tionghoa Indonesia”. Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan 15, no. 1 (April 1, 2014): 107–132. Accessed June 16, 2024. https://ojs.seabs.ac.id/index.php/Veritas/article/view/288.

Issue

Section

Articles