Editorial Policies

FOCUS AND SCOPE

Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan dirancang untuk turut mengembangkan dan memajukan karya tulis di bidang studi:

  1. Biblika, yang meliputi hermeneutika terhadap Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, serta teologi biblika.
  2. Sistematika, yang meliputi sejarah gereja dan teologi, dogmatika, etika Kristen, teologi kontemporer serta hubungan teologi dengan agama dan disiplin ilmu lainnya seperti filsafat dan sains.
  3. Praktika, yang meliputi misiologi, pelayanan pastoral, pendidikan Kristen, konseling Kristen, serta ibadah dan musik gerejawi.

Karya tulis yang tercakup di dalamnya meliputi tulisan hasil riset/penelitian, kajian konseptual, pemikiran interaksi yang berhubungan dengan topik kekinian, bahan eksegesis atau eksposisi, materi pengamatan, studi kasus dan bentuk ekspresi pikiran lainnya dalam lingkup luas penelitian teologi yang terdokumentasi dengan referensi yang memadai.

PEER-REVIEW PROCESS

Setiap naskah yang masuk akan diseleksi terlebih dahulu oleh dewan penyunting. Selanjutnya naskah akan dikirimkan kepada penelaah untuk diperiksa kualitas isi dan cara penulisannya. Proses penelaahan sejawat dilakukan secara anonim baik penulis maupun penelaah tidak saling mengetahui identitas masing-masing (double-blind peer review). Setelah melalui proses pemeriksaan, penelaah akan memberi rekomendasi sebagai berikut: diterima, diterima dengan sedikit perbaikan, diterima dengan banyak (signifikan) perbaikan, artikel ditolak namun diberi kesempatan untuk diterima kembali setelah diperbaiki, dan artikel ditolak. Proses ini akan memakan waktu maksimal 30 hari. Para penelaah yang bekerja sama dengan Jurnal Veritas adalah para sarjana yang ahli di bidang studi biblika, sistematika dan praktika. Keputusan akhir naskah diterima atau tidak berada di tangan dewan penyunting.

 

OPEN ACCESS POLICY

Artikel-artikel di dalam Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan dapat diakses secara langsung sehingga penelitian yang ada dalam jurnal ini bisa dimanfaatkan secara publik demi pertukaran ilmu pengetahuan yang lebih luas. Namun demikian, pengunjung diharapkan dapat mendaftarkan diri sebagai pembaca supaya dapat menerima notifikasi secara berkala mengenai penerbitan artikel-artikel baru.

 

PUBLICATION ETHICS

Kode Etik Penulis:

  1. Kepenulisan Naskah. Penulis adalah orang yang telah memberikan kontribusi yang signifikan di dalam perancangan dan penyusunan konsep maupun pelaksanaan atau interpretasi terhadap penelitian yang dilaporkan. Orang lain yang juga telah memberikan kontribusi signifikan harus didaftarkan juga sebagai penulis bersama. Untuk kepenulisan bersama, semua penulis yang terdaftar harus memastikan telah melihat dan menyetujui naskah akhir yang akan diserahkan serta sepakat untuk menyerahkannya kepada Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan.
  2. Orisinalitas dan Pengakuan Sumber. Penulis harus menyajikan hasil pemikiran atau penelitiannya yang orisinil secara etis, jujur, tidak plagiat, tidak memalsukan atau memanipulasi data. Jika menggunakan hasil karya orang lain, penulis harus selalu memberikan pengakuan yang semestinya dengan mencantumkan rujukan dari pendapat dan karya orang lain tersebut dengan mengikuti standar pengutipan yang baku.
  3. Publikasi Ganda atau Bersamaan. Penulis dilarang mengirimkan artikel yang sama ke lebih dari satu jurnal atau publikasi secara bersamaan. Beberapa publikasi yang berasal dari satu penelitian yang sama harus diidentifikasi secara jelas dan publikasi utama harus selalu dirujuk.
  4. Kesalahan dalam Karya Penulis. Jika penulis menemukan kesalahan atau ketidaktepatan yang signifikan dalam naskah yang diserahkan maupun artikel yang telah diterbitkan, maka penulis bertanggung jawab untuk segera memberitahukan editor jurnal dan bekerja sama dengan dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki artikel tersebut.

Kode Etik Penyunting:

  1. Keputusan Publikasi. Dewan penyunting Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan bertanggung jawab untuk memutuskan apakah naskah-naskah yang masuk dapat dipublikasikan. Dewan penyunting dapat memutuskan untuk menolak, menerima atau meminta perbaikan pada naskah. Keputusan dewan penyunting diambil berdasarkan kebijakan dewan penyunting, tujuan penerbitan jurnal, hasil penelaahan sejawat, dan dibatasi oleh persyaratan hukum yang berlaku mengenai pencemaran nama baik, pelanggaran hak cipta dan plagiarisme.
  2. Penilaian yang Objektif. Penyunting memastikan penilaian terhadap naskah yang masuk dilakukan berdasarkan kualitas intelektual dari isi naskah tersebut tanpa diskriminasi dalam hal gender, etnis, kewarganegaraan, dan sebagainya.
  3. Penelaahan Sejawat. Penyunting harus memastikan bahwa jalannya proses penelaahan sejawat berlangsung secara anonim (double-blind peer review), adil dan objektif. Penyunting juga harus memilih penelaah yang tepat atas naskah yang dipertimbangkan berdasarkan bidang keahliannya yang memadai, serta bebas dari konflik kepentingan.
  4. Kerahasiaan dan Konflik Kepentingan. Penyunting harus memastikan bahwa setiap informasi mengenai naskah yang diserahkan oleh penulis terjaga kerahasiaannya. Penyunting juga harus memastikan terlindungnya data dan kerahasiaan identitas penulis maupun penelaah. Penyunting juga tidak akan menggunakan naskah (seluruhnya maupun tiap bagiannya) yang diserahkan namun tidak lolos penerbitan untuk penelitiannya sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Anggota dewan penyunting tidak boleh diikutsertakan dalam pengambilan keputusan terhadap naskah yang melibatkan konflik kepentingan dengan dirinya.

Kode Etik Penelaah (Reviewer):

  1. Kerahasiaan. Penelaah harus merahasiakan informasi mengenai naskah yang diserahkan oleh penulis. Penelaah tidak diperbolehkan mendiskusikan atau membagikan hasil ulasannya kepada orang lain kecuali dengan izin dari penyunting.
  2. Standar Objektivitas. Penelaah harus mengulas naskah secara objektif dengan didukung oleh argumen yang jelas dan umpan balik yang konstruktif terhadap perbaikan/peningkatan kualitas naskah. Penelaah tidak diperbolehkan mengkritik pribadi penulis.
  3. Ketepatan Waktu. Penelaah hanya setuju untuk mengulas naskah apabila yakin dapat mengembalikan hasil ulasannya dalam batas waktu yang disepakati bersama. Apabila penelaah merasa tidak mungkin memenuhi batas waktu yang ditentukan maka dapat segera mengkomunikasikannya kepada penyunting.
  4. Pengakuan Sumber Rujukan. Penelaah harus memastikan bahwa penulis telah memberikan pengakuan yang semestinya terhadap semua sumber yang dirujuknya dalam naskah. Penelaah harus segera menginformasikan kepada penyunting jika menemukan penyimpangan yang berpotensi melanggar kode etik publikasi, seperti mengetahui kemiripan substansial atau tumpang tindih antara naskah yang diulas dengan artikel lain yang telah diterbitkan.

 

AUTHOR FEES

Veritas: Jurnal Teologi dan Pelayanan tidak memungut biaya untuk setiap naskah yang diterbitkan. Dukungan dapat diberikan melalui rekening BCA KCU Malang No. A/C 0113138219 (a.n. SAAT).